Materi Pertemuan 6 Tentang Algoritma Penjadwalan Proses

Materi Sekolah berdasarkan Pertemuan

Tentang Algoritma Penjadwalan Proses – Penjadwalan Proses menjadwalkan proses yang berbeda untuk ditugaskan ke CPU berdasarkan algoritma penjadwalan tertentu.

Ada enam algoritma penjadwalan proses populer yang akan kita bahas dalam pertemuan kali ini:

  • Penjadwalan First-Come, First-Served (FCFS)
  • Penjadwalan Short-Job-Next (SJN)
  • Penjadwalan Prioritas
  • Waktu Tersisa Tersingkat
  • Penjadwalan Round Robin (RR)
  • Penjadwalan Antrian Bertingkat

Algoritma ini bersifat non-preemptive atau preemptive. Algoritma non-preemptive dirancang sehingga ketika suatu proses memasuki kondisi berjalan, itu tidak dapat preempt sampai selesai waktu yang ditentukan, sedangkan penjadwalan preemptive didasarkan pada prioritas di mana penjadwal dapat mendahului proses berjalan prioritas rendah kapan saja ketika prioritas tinggi proses masuk ke status siap.

1) Pertama Tiba Pertama Dilayani (PTPD)

  • Pekerjaan dieksekusi berdasarkan pertama datang, pertama dilayani.
  • Ini adalah algoritma penjadwalan non-preemptive, pre-emptive.
  • Mudah dimengerti dan diimplementasikan.
  • Implementasinya didasarkan pada antrian FIFO.
  • Kinerja buruk karena waktu tunggu rata-rata tinggi.

Contoh Algoritma PTPD/FCFS sebagai berikut:

Contoh Algoritma PTPD/FCFS sebagai berikut:
Contoh Algoritma PTPD/FCFS sebagai berikut:
AVvXsEiIo8Tl0455JB4Ia b7pOYUFGNNbPgZ42b9nMxI1TbPFILPiIbilbkYx Gny1pUn5hGbC2rSEdkrdkomist3w55wUPhyb97u2vgQWezkyUi4kAhNKT2DueIfpF4klIRDgqqNqv32XhhALa6tbWyjZnYsIi73zZnoxND3reNFp 8uNMOBat1 S8VfHHD=w400 h150

2) Algoritma Penjadwalan Shortest Job Next (SJN)

  • Dikenal juga sebagai Proses Terpendek Dipertamakan (PTD).
  • Algoritma penjadwalan non-preemptive, pre-emptive.
  • Pendekatan terbaik untuk meminimalkan waktu tunggu.
  • Mudah diimplementasikan dalam sistem Batch di mana waktu CPU yang diperlukan diketahui sebelumnya.
  • Tidak mungkin diterapkan dalam sistem interaktif di mana waktu CPU yang dibutuhkan tidak diketahui.
  • Prosesor harus tahu sebelumnya berapa banyak waktu proses akan memakan waktu.
Contoh Tabel Proses PTD
AVvXsEjy9C6xUG8MS6nkhDqmnn2iIzgjMPkukrY7JaTU6PRlMZZ 2Y11D6xqF1Tr3qAYMR8rZ80LdXuagGT9vmLlQKHFk lzTCg CsETgH 15fQ9fY5SP aNJvoIQmw6k by6kNttwPG2sL7
Contoh Tabel Proses PTD

3) Penjadwalan Berbasis Prioritas

  • Penjadwalan prioritas adalah algoritma non-preemptive dan salah satu algoritma penjadwalan yang paling umum dalam sistem batch.
  • Setiap proses diberi prioritas. Proses dengan prioritas tertinggi harus dijalankan terlebih dahulu dan seterusnya.
  • Proses dengan prioritas yang sama dijalankan berdasarkan first come first served.
  • Prioritas dapat diputuskan berdasarkan persyaratan memori, persyaratan waktu atau persyaratan sumber daya lainnya.
Baca Juga  Teknologi Informasi dan Komunikasi, Materi Informatika Kelas 7

4) Waktu Terpendek

  • Waktu terpendek yang tersisa (SRT) adalah versi preemptive dari algoritma SJN.
  • Prosesor dialokasikan untuk pekerjaan yang paling dekat dengan penyelesaian tetapi dapat didahului oleh pekerjaan siap yang lebih baru dengan waktu penyelesaian yang lebih singkat.
  • Tidak mungkin diterapkan dalam sistem interaktif di mana waktu CPU yang dibutuhkan tidak diketahui.
  • Ini sering digunakan dalam lingkungan batch di mana pekerjaan pendek perlu memberikan preferensi.