Soal P3K Perawat Kesehatan Lengkap Beserta Kunci Jawaban #Nakes2

Link Download Soal P3K Perawat Nakes Keperawatan Beserta Kunci Jawaban PPPK Kesehatan PDF
Beberapa Latihan Soal Tes PPPK Bidang Keperawatan di bawah ini bisa dijadikan acuan dan persiapan menghadapi Tes Ujian PPPK Kesehatan Tahun 2022. Download Soal P3K Perawat Kesehatan Lengkap Beserta Kunci Jawaban
Ujian/Tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) berisi tes Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Sosio Kultural PPPK Nakes Perawat Kesehatan tahun 2022
Soal P3K Perawat Kesehatan Lengkap Beserta Kunci Jawaban

Soal P3K Keperawatan Beserta Kunci Jawaban #4

21) Perawat A masih asing dengan obat yang diresepkan untuk Pasien dengan Sarcoidosis. Untuk mendapatkan informasi yang tepat, Perawat A harus berkonsultasi pada:
A. Buku Referensi Obat Dokter yang ada di ruangan
B. Buku Farmakologi dari perpustakaan
C. Panduan obat perawat yang telah disahkan oleh rumah sakit
D. Informasi yang didapat dari website pabrik obat tersebut
22) Perawat B menyiapkan pemberian obat antibiotic kapsul untuk seorang pasien. Di lemari obat pasien, Perawat B mengenali bentuk dan warna kapsul, tetapi dosis kapsul tersebut tidak tercantum pada bungkusnya. Perawat B harus:
A. Berikan saja obat tersebut karena penampilan kapsulnya sama seperti penampilan dosis yang lalu.
B. Menghubungi petugas farmasi untuk dosis yang baru dan lengkap dengan labelnya.
C. Minta pada dokter untuk memverifikasi kapsul yang benar
D. Minta perawat jaga untuk menghubungi departemen manajemen risiko
23) Perawat-perawat Ruang Penyakit Dalam mencatat adanya peningkatan Phlebitis di area pemasangan infus. Sebagai bagian dari proyek peningkatan kualitas yaitu Rencana (Plan), Lakukan (Do), Pelajari (Study), dan Tindakan (Act), langkah manakah yang mulai lebih dulu?
A. Lakukan audit catatan keperawatan
B. Analisa data
C. Memutuskan untuk memonitor kassa balutan infus
D. Menulis standard operasional prosedur pemasangan infus yang baru
24) Selama pemasangan kateter infus perifer, Perawat C mencatat bahwa Perawat D yang memasang telah membuat sarung tangan steril terkontaminasi. Keluarga ada di ruangan. Perawat C harus:
A. Secara verbal mengatakan bahwa sarung tangannya telah terkontaminasi
B. Minta keluarga untuk meninggalkan ruangan, lalu katakan pada Perawat D bahwa sarung tangannya telah terkontaminasi
C. Laporkan kejadian ini pada perawat pengawas
D. Tidak mengatakan apa-apa, dan memonitor pasien terhadap tanda infeksi selama dirawat di ruangan tersebut
25) Manakah dari langkah-langkah dibawah ini yang tidak membantu menurunkan kesalahan pada pemberian obat untuk pasien anak?
A. Hanya menggunakan alat bantu oral untuk pengobatan oral
B. Menambahkan langkah tambahan pada prosedur pemberian obat
C. Menurunkan dosis tinggi dari obat high alert ke dosis minimum
D. Batasi ukuran botol infus untuk pasien anak kecil
26) Tujuan keselamatan pasien dari Joint Commission on Accreditation Hospital Organization (JCAHO) mencakup perawatan dan penggunaan teknologi yang efisien di kamar operasi dan di tempat lain di fasilitas kesehatan. Sebagai kepala perawat di kamar operasi, bagaimana Anda bisa meningkatkan keefektifan sistem alarm klinis?
a. Batasi pemasok obat hanya beberapa saja sehingga kualitasnya terjaga
b. Menerapkan inventaris persediaan dan peralatan secara teratur
c. Kepatuhan terhadap rekomendasi pabrik
d. Terapkan perawatan rutin dan pengujian system alarm
27) Perawat melakukan persiapan kulit untuk pasien yang menjalani operasi merupakan tanggung jawab perawat pre-operasi. Jika rambut di tempat operasi tidak dicukur, apa yang harus dilakukan untuk membuat penjahitan mudah dan mengurangi kemungkinan infeksi insisi?
A. Terbungkus.
B. Diikat.
C. Digunting
D. Dijaga untuk tetap kering
28) Perawat memegang berbagai peran saat memberikan perawatan kepada pasien perioperative. Manakah dari peran berikut yang menjadi tanggung jawab perawat scrub?
A. Menilai kesiapan pasien sebelum operasi
B. Pastikan jalan napas paten
C. Menghitung untuk jumlah spon, jarum, persediaan alat lain yang digunakan selama prosedur operasi
D. Menulis standard operasional prosedur pemasangan infus yang baru
E. Evaluasi jenis anestesi yang sesuai untuk pembedahan
29) Kelebihan dosis obat atau obat anestesi bisa terjadi bahkan dengan bantuan teknologi seperti pompa infus, sphygmomanometer, dan alat atau mesin serupa. Sebagai staf, bagaimana Anda bisa meningkatkan keamanan penggunaan pompa infus:
A. Periksa fungsi pompa sebelum digunakan
B. Pilih merek pompa infus Anda seperti yang Anda lakukan dengan ponsel Anda
C. Ijinkan teknisi untuk mengatur pompa infus sebelum digunakan
D. Verifikasi laju alir terhadap perhitungan Anda
30) Protokol universal JCAHO untuk prosedur bedah dan invasif untuk mencegah sisi (site) yang salah, orang yang salah, dan prosedur atau operasi yang salah mencakup berikut ini, KECUALI:
A. Tandai situs operatif jika memungkinkan
B. Lakukan proses verifikasi pra-prosedur
C. Lakukan “time out” segera sebelum memulai prosedur
D. Melakukan perekaman video dari keseluruhan prosedur intra-operasi
31. Nosokomial berasal dari bahasa Yunani, dari kata nosos yang artinya ….
A. penyakit
B. sakit
C. infeksi
D. radang
32. Pencegahan dan pengendalian infeksi adalah melalui ….
A. blood stream infections
B. hand hygiene yang tepat
C. staphylococcus dan tuberculosis
D. Surgical Site Infection
33. Suntikan yang tidak aman, penggunaan alat medis tanpa ditunjang pelatihan maupun dukungan laboratorium serta standar dan praktek yang tidak memadai untuk pengoperasian bank darah dan pelayanan transfuse merupakan beberapa hal penyebab terjadinya ….
A. Infeksi
B. Patient Safety
C. Common Vehicle
D. Manajemen Patient
 
34. Penularan Infeksi Nosokomial melalui melalui benda mati yang telah terkontaminasi oleh kuman dan dapat menyebabkan penyakit pada lebih dari satu penjamu disebut dengan ….
A. Penularansecarakontak
B. Penularanmelalui Common Vehicle
C. Penularandenganperantara vector
D. Penularanmelaluiudaradaninhalasi
35. Berikut ini tidak termasuk dalam faktor risiko HAIs adalah ….
A. Umur: neonatus dan lansia lebih rentan.
B. Status imun yang rendah/ tergantung (imuno-kompromais): penderita dengan penyakit kronik, penderita keganasan, obat-obat imunosupresan.
C. Interupsi barier anatomis
D. Alat pelindung diri untuk menghindari kontak dengan darah
36) Kondisi Pasien yang memerlukan penilaian risiko jatuh,
A. mendapatkan terapi diuretik
B. Gangguan keseimbangan
C. mengalami halusinasi
D. menjalani diet
37) Seorang perempuan usia 60 tahun keadaan umum lemah, kesadaran gelisah, mendapat obat diuretic, terpasang dauer catheter warna urin kuning jernih. Untuk menghindari resiko jatuh perawat melakukan tindakan pengurangan resiko jatuh. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat?
A. Memasang rell side
B. Rendahkan tempat tidur
C. Pasien ditunggu keluarga
D. Pasien diantar ke kamar mandi
38) Tindakan yang termasuk Assessment risiko jatuh
a. memberikan tanda/ alert : gelang warna biru muda
b. Melakukan penilaian risiko jatuh kepada semua pasien
c. Memonitor pasien yang risiko tinggi jatuh dengan ketat
d. menugaskan keluarga untuk untuk memonitor pasien gangguan
39) Upaya mengurangi terjadinya kejadian pasien terjatuh di fasilitas pelayanan kesehatan, diantaranya adalah:
A. Selalu menggunakan alas kaki bermerk terpercaya
B. Menunjukkan pada pasien alat-alat kesehatan yang ada di ruangan.
C. Menyediakan pegangan tangan yang kokoh di kamar mandi, kamar dan lorong.
D. Kondisikan permukaan lantai tidak licin, yaitu dengan menggunakan karpet.
40) Seorang perempuan usia 64 tahun keadaan umum lemah, mendapat obat diuretic, terpasang dauer catheter warna urin kuning jernih. Anda akan memeriksa risiko jatuh pada pasien tersebut. Yang manakah skala penilaian resiko jatuh yang akan Anda gunakan?
A. Morse Fall Scale (MFS)
B. Humpty Dumpty Fall Scale (HDFS)
C. Skala penilaian risiko jatuh geriatric
D. Semua skala penilaian bisa digunakan