Bimbel Tes Ujian PPPK Kesehatan Tahun 2022

Link Download Soal P3K PPPK Keperawatan pdf Lengkap
Bimbel Tes Ujian PPPK Kesehatan – Beberapa Latihan Soal Tes PPPK Bidang Keperawatan di bawah ini bisa dijadikan acuan dan persiapan menghadapi Tes Ujian PPPK Kesehatan Tahun 2022.
Ujian/Tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) berisi tes Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Sosio Kultural PPPK Nakes Perawat Kesehatan tahun 2022
Link Download Soal P3K Keperawatan Lengkap Kunci Jawaban PPPK Kesehatan PDF

Soal P3K Keperawatan Beserta Kunci Jawaban #2

1) Perawat A mendapatkan order melalui telepon dari Dokter B. Karena pasien penuh dan Perawat A hanya bertugas berdua saja, Perawat A lupa menuliskan dalam catatan keperawatan. Dokter B menginstruksikan untuk memberikan obat anti alergi untuk Pasien U, yang seharusnya untuk Pasien T, yang mengakibatkan Pasien U mengalami Shock Anafilaktik. Keesokan harinya, Dokter B mengingkari bahwa ia telah meresepkan obat tersebut dan Perawat A tidak mempunyai bukti tertulis dari order tersebut. Masalah ini termasuk dalam hambatan komunikasi tenaga kesehatan yaitu:
A. Kurangnya standard prosedur terkait dengan konten, waktu, atau tujuan laporan lisan
B. Tidak ada model atau kerangka mental bersama komunikasi kesehatan verbal
C. Tidak ada aturan untuk pengiriman informasi secara lisan
D. Perbedaan pendapat
E. Sering terjadi interupsi dan gangguan
2) Pasien C bertanya pada Perawat D tentang informasi dokter yang akan membedahnya dan diberitahu bahwa Dokter E yang akan melakukannya. Pada saat memasuki ruang persiapan, Pasien C didatangi oleh seorang dokter yang menjelaskan tentang prosedur yang akan
dilalui tanpa mengenalkan diri. Pasien C bertanya siapa dokter itu, dan dijawab oleh
perawat ruang penerimaan yaitu Dokter H. Pasien C menjadi marah karena merasa
dipermainkan. Kejadian ini tidak akan terjadi jika Pasien C diinformasikan tentang:
A. Diagnosis
B. Resiko terapi
C. Manfaat terapi dan resiko jika tidak dilakukan terapi
D. Perkiraan waktu pemulihan
E. Nama, jabatan, kualifikasi, dan pengalaman tenaga kesehatan yang memberikan terapi dan perawatan
3) Apabila terjadi Kejadian yang Tidak Diharapkan (KTD) misalnya tertinggal gunting dalam abdomen paska laparatomi tetapi tenaga kesehatan terkait langsung mengakui dan menyampaikan kepada keluarga pasien sedini mungkin, maka hal tersebut sesuai dengan delapan prinsip pemberian informasi insiden yaitu:
A. Komunikasi yang terbuka setiap saat
B. Pengakuan
C. Mengekspresikan penyesalan atau meminta maaf
D. Memahami keinginan pasien dan keluarganya
E. Dukungan dari staf medis
4) Perawat berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan utama mengenai intervensi medis yang ditentukan untuk klien. Pernyataan manakah yang paling mewakili hubungan kolaboratif?
A. “Obat baru yang Dokter resepkan untuk Pak Budi itu tidak efektif.”
B. “Saya khawatir dengan tekanan darah Pak Budi, tidak berkurang bahkan dengan obat antihipertensi”
C. “Bisakah kita membicarakan Pak Budi?”
D. “Maaf Dokter, saya pikir kita perlu membicarakan tekanan darah Pak Budi”.
E. “Sepertinya Dokter sudah membuat kesalahan memberi obat”
5) Perawat berkomunikasi dengan klien dewasa yang berorientasi perhatian dalam perawatan jangka panjang. Pernyataan manakah yang paling mencerminkan komunikasi hormat dan perhatian?
A. Apakah Bapak siap untuk mandi?
B. Sudah waktunya pergi ke ruang makan, sayang.
C. Apakah Anda merasa nyaman, Pak Dudi?
D. Anda lebih suka memakai celana panjang itu, bukan?
E. Bapak khan lebih suka makan bubur ayam daripada bubur sumsum
6) Tujuan dari mengukur keselamatan pasien adalah:
A. Kejadian masa lalu
B. Menduga ancaman keselamatan pasien
C. Menjaga agar pemberian layanan kesehatan berjalan lancer
D. Mencari kesalahan standard prosedur yang telah ditetapkan
E. Memudahkan pemberian hukuman bagi pegawai yang lalai
7) Protokol London digunakan terutama untuk menginvestigasi:
A. Pembangunan gedung rumah sakit yang tidak memenuhi syarat AMDAL.
B. Penanganan tertusuk jarum karena re-capping
C. Kecelakaan organisasi
D. Standar prosedur penanganan bencana
E. Institusi pelayanan kesehatan yang berakreditasi rendah
8) Kemampuan untuk merespon dan memperbaiki adalah salah satu aplikasi dari dimensi menurut Vincent, Burnett, & Cartney (2013) yaitu:
A. Kerusakan masa lalu
B. Keandalan
C. Sensitivitas terhadap operasi
D. Antisipasi dan kesiapan
E. Integrasi dan pembelajaran
9) Seorang perawat shift siang hari memperhatikan bahwa catatan keperawatan oleh perawat shift malam sebelumnya tidak sepenuhnya lengkap dan berakhir di tengah kalimat. Apa metode BENAR untuk memperbaiki masalah ini?
A. Tinggalkan cukup ruang bagi perawat malam untuk melengkapi catatannya
B. Memaafkan perawat malam karena dia mungkin lelah dan hanya lupa.
C. Hubungi perawat shift malam dan mintalah dia menyelesaikan catatannya secara lisan melalui telepon.
D. Singkirkan seluruh halaman di bagan pasien dan buat catatan yang menyatakan bahwa perawat malam akan menulis catatannya secara terpisah
E. Menghukum perawat shift malam
10) Saat operan shift pagi, perawat shift malam menekankan bahwa salah satu pasien yang baru dirawat berada dalam pengawasan untuk pencegahan kejang. Perawat shift pagi akan melakukan tindakan yang benar untuk pencegahan tersebut yaitu jika melakukan tindakan berikut kepada pasien:
A. Sajikan makanan klien di wadah kertas dan plastik.
B. Menjaga tempat tidur klien pada posisi paling rendah.
C. Pindahkan klien ke ruangan lebih dekat ke stasiun perawat.
D. Pastikan pengekangan ekstremitas lunak diterapkan pada ekstremitas atas.
E. Pasang handuk di mulut pasien untuk mencegah tergigit.
11) Anita adalah Kepala Manager Keperawatan. Dia tidak puas dengan apa yang terjadi di unitnya. Tingkat kepuasan pasien adalah 60% selama dua bulan berturut-turut dan semangat kerja staf adalah yang terendah. Dia memutuskan untuk merencanakan dan memulai perubahan yang akan mendorong perputaran dalam kondisi unit. Manakah dari tindakan berikut yang menjadi prioritas Anita?
A. Mengundang rapat para staf dan membawa hal ini sebagai topic agenda
B. Mencari bantuan dari pimpinannya
C. Mengembangkan suatu strategi tindakan untuk menghadapi hal-hal diatas
D. Membiarkan masalah ini karena pada akhirnya masalah ini akan selesai dengan sendirinya
E. Membuka lowongan kerja untuk staf baru
12) Anita mengangkat masalah yang dihadapi dengan mengutamakan kebutuhan pasien. Manakah dari berikut ini yang menawarkan cara terbaik untuk menetapkan prioritas?
A. Menilai kebutuhan dan masalah keperawatan
B. Memberikan petunjuk tentang bagaimana kebutuhan asuhan keperawatan harus dipenuhi
C. Mengontrol dan mengevaluasi penyampaian asuhan keperawatan
D. Menetapkan perawat yang aman dibandingkan dengan rasio pasien
E. Menerima perawat baru di ruangan tersebut
13) Julia adalah seorang manajer perawat RS Delima yang beru ditunjuk, sebuah RS tersier yang terletak di jantung kota metropolitan. Dia memikirkan penjadwalan lokakarya perencanaan dengan stafnya untuk memastikan pengelolaan departemen yang efektif dan efisien. Haruskah dia memutuskan untuk mengadakan lokakarya perencanaan strategis, berikut ini yang TIDAK menjadi ciri khas kegiatan ini adalah:
A. Rancangan tujuan jangka panjang
B. Perpanjang sampai 3 – 5 tahun kedepan
C. Berfokus pada tugas-tugas rutin
D. Menentukan arah organisasi
E. Memilih strategi yang terbaik
14) Karina adalah Manajer Unit termuda dari Ruang Rawat Penyakit Dalam. Sebagian besar perawat stafnya lebih tua darinya, sangat pandai bicara, percaya diri dan kadang agresif. Karina merasa tidak nyaman karena percaya bahwa dia adalah kambing hitam dari segala sesuatu yang tidak beres di unitnya bertugas. Manakah dari berikut ini tindakan terbaik yang harus dilakukannya?
A. Identifikasi sumber konflik dan pahami titik-titik gesekan
B. Mengabaikan apa yang dia rasakan dan terus bekerja secara mandiri
C. Carilah bantuan dari Direktur Keperawatan
D. Keluar dari pekerjaannya dan mencari pekerjaan lain
E. Memaklumi bahwa staffnya sudah berusia tua
15) Ada kalanya Karina mengevaluasi stafnya saat dia melakukan ronde hariannya. Manakah dari berikut ini yang TIDAK bermanfaat untuk melakukan penilaian informal?
A. Anggota staf diamati dalam keadaan alami.
B. Konfrontasi yang tidak disengaja diizinkan.
C. Kolaborasi yang tidak disengaja diizinkan.
D. Evaluasi difokuskan pada data objektif secara sistematis.
E. Evaluasi dapat memberikan informasi yang valid untuk penyusunan laporan formal.